RESPON CEPAT PESAN ANTAR : (021) 345 8343 & (021) 386 5055

pertamini-minang

Uniknya Pertamini dan Menara Masjid Dari Pembangkit Listrik

Ranah minang tidak akan habis dibahas. Nagari para perantau ini memiliki banyak keunikan dibanding dengan daerah dan suku lain di Indonesia. Selain pariwisata, kuliner, adat istiadat, dan matriliniealisnya yang terkenal, dipelosok daerah provinsi ini juga banyak dipenuhi hal-hal kreatif yang diciptakan warganya.

Pertamini

pertaminiSekedar informasi, di desa-desa di Sumatera Barat, masyarakat yang menjual bensin eceran menamakan lapak jualan mereka dengan nama ‘Pertamini’. Kata ini merupakan plesetan dari ‘Pertamina’. Hal kreatif, unik, lucu dan menarik, apalagi bagi para perantau yang pulang kampung dan para wisatawan yang berkunjung ke sana.

Pertamini ini tumbuh menjamur dipinggiran daerah di desa-desa, terutama di lokasi-lokasi wisata. Jika Anda pergi ke Maninjau, maka di sepanjang jalan di tepi danau tersebut, para penjual bensin eceran banyak yang menggunakan nama ‘Pertamini’ untuk tempat jualan mereka.

Laporan yang dikutip dari laman Tribunnews Palembang atau Sripoku, menyebutkan ada keunikan tersendiri yang terdapat di Kota Sawahlunto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Selain banyak terdapat bekas tambang, di sana juga masih banyak kita jumpai bangunan-bangunan tua peninggalan masa penjajahan dulu.

Menara Masjid Dari Pembangkit Listrik

menara masjidSawahlunto merupakan kota penghasil batubara, makanya tidak heran di Sawahlunto Anda akan banyak mendapati bekas-bekas pertambangan yang sekarang dijadikan lokasi wisata. Salah satu bekas pembangunan yang dilakukan pemerintah kolonial Belanda yang masih tersisa adalah sebuah pusat pembangkit tenaga listrik. Pusat pembangkit tenaga listrik ini dibangun tahun 1894. Pasca kemerdekaan, masyarakat setempat mengalihfungsikan banugnan tersebut menjadi masjid dengan nama Masjid Agung Nurul Islam Sawahlunto.

Masyarakat sekitar pun mengubah tower pusat pembangkit listrik itu menjadi menara masjid yang akan membantu memanjangkan terdengarnya suara azan lewat corong toa yang ditempatkan di atas menara. Unik, menggelitik, dan kreatif.

Leave a Reply