Sheila Timothy: Rendang Mirip Kehidupan Manusia

Tabula-rasa-kru

Film Tabula Rasa yang diproduseri Sheila Timothy mengangkat nilai filosofis makanan Indonesia, salah satunya rendang.

Setelah bikin dua film thriller (Pintu Terlarang dan Modus Anomali), Sheila Timothy kembali memproduseri film terbaru, Tabula Rasa, yang isinya jauh dari luberan darah. Soalnya, Tabula Rasa merupakan film drama keluarga tentang budaya dan masakan Minang. Tak heran jika rendang jadi salah satu menu utama Tabula Rasa, bahkan dimaknai filosofi oleh Sheila Timothy.

“Rendang itu masaknya nggak bisa sebentar, berjam-jam. Minimal empat jam sampai enam jam. Dibutuhkan kesabaran dan ketekunan. Ngaduknya juga harus konsisten. Itu sebenarnya sama kayak kehidupan kita,” jelas Sheila, yang biasa dipanggil Lala ini, ketika ditemui pada 8 September lalu.

Lewat makanan dalam film Tabula Rasa, Lala juga hendak berbicara secara filosofis soal keberagaman Indonesia. “Dalam film ini ada dua budaya yang ditampilkan. Dari barat, perwakilan Sumatera Barat dan Timur itu Papua, Serui. Di mana secara fisik, warna kulit berbeda tapi mereka memiliki kemiripan. Dan lewat makanan dan masakan mereka bertemu dan menemukan semangat hidup baru,” paparnya.
Tabula-rasa-kru
Para pemain, sutradara dan produser Tabula Rasa.

Perihal beragam kandungan filosofis dalam makanan tersebut disadari oleh Lala setelah melakukan riset tentang kuliner Indonesia. Ia kemudian merasa makna-makna filosofis tentang makanan Indonesia itu akan jadi amat menarik jika dituangkan ke dalam sebuah cerita. Tak disangka, ia bertemu dengan Tumpal Tampubolon pada tahun 2012. Tumpal lalu menyelesaikan cerita dan skenario Tabula Rasa.

Nilai-nilai filosofis itulah yang Lala ingin sampaikan, terutama melalui tokoh Hans dalam film Tabula Rasa ini. Hans, yang diperankan Jimmy Kobogau, harus bekerja keras dan tekun demi memulai hidupnya lagi. Pemuda asal Serui, Papua ini gagal harus mengubur impiannya untuk menjadi pemain bola profesional. Ia kemudian bertemu dengan Mak (Dewi Irawan), pemilik rumah makan Padang (lapau). Berkat makanan dan masakan, Hans menemukan lagi mimpi dan semangat hidupnya.

Penasaran? Ini trailer film Tabula Rasa produksi LifeLike Pictures yang akan dirilis pada 25 September mendatang.

sumber

Leave a Reply