Setelah Hujan Deras Turun, Pantai Padang Berubah Jadi Lautan Sampah

Pemandangan kurang layak dilihat terjadi di pantai Padang di Sumatera Barat, Betapa tidak, sepanjang mata memandang yang terlihat hanya sampah.

Di lokasi pantai tidak hanya dipenuhi sampah, tapi juga juga air laut yang berubah hitam dan berbau. Membuat pemandangan semakin tak sedap.

Peristiwa ini kerap terjadi usai hujan deras melanda kawasan ini. Setiap hujan deras mengguyur Kota Padang, lima sungai besar yang bermuara di pesisir Kota Padang membawa sampah mereka.

Langsung dirapihkan, Saat ini di lokasi instansi terkait sedang membersihkan sampah yang menumpuk itu dibantu satu unit alat berat dari Dinas PUPR Padang. Menumpuknya sampah di Pantai Padang, bukan pertama kalinya terjadi.

Setiap hujan deras mengguyur, sampah pasti bermuara ke laut. Salah seorang warga yang bermukim di sekitar pantai, menyebut persoalan sampah sudah kerap terjadi, namun belum ada solusi jangka panjang untuk mengatasinya.

Menurutnya hal ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah semata, namun juga kesadaran masyarakat. “Masalah sampah ini persoalan klasik yang terus berulang,” ujarnya.

Sementara itu Kasi Peralatan Dinas PUPR Kota Padang, Syamsu Rinal, mengatakan jumlah tumpukan sampah sepanjang pantai Padang diperkirakan mencapai 300 ton. Pihak Dinas Lingkungan Hidup menurunkan sebanyak 10 armada pengangkut sampah.

Ia menyebutkan pembersihan sampah ini diperkirakan akan selesai dalam satu minggu, tinggi sampah mencapai tiga meter dari tanah. “Jika hari hujan maka bisa bertambah lagi volume sampah ini,” jelasnya.

Namun, sebenarnya Pemerintah Kota Padang juga tak berpangku tangan perihal persoalan sampah ini. Sejak 2017, Pemkot Padang sudah memulai pemasangan jaring-jaring di sungai yang melintasi batas kecamatan agar sampah tidak terbawa ke laut.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, Pemkot akan terus berupaya memaksimalkan pengelolaan sampah di Kota Padang.

Apalagi pemerintah pusat menargetkan pengelolaan sampah nasional mencapai 70 persen atau 49,9 juta ton per hari pada tahun 2025 mendatang.

“Semuanya harus dibiasakan, termasuk soal kebersihan ini. Dengan garis pantai 84 kilometer dan lima sungai besar, Padang memiliki tanggungan terhadap timbunan sampah di pantai dan laut,” kata Mahyeldi.

Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata Kota Padang juga bersicepat membersihkan pantai padang. Ini dilakukan agar wisatawan yang datang tetap nyaman dan lingkungan tidak tercemar.

Sampah tersebut di bawa ke TPA Air Dingin. Ia berharap ke depan setelah hujan deras tidak ada lagi penumpukan sampah seperti ini. Tentunya dimulai dari kesadaran masyarakat tidak membuang sampah ke sungai.

Sumber artikel dan photo : www.liputan6.com

Leave a Reply