Sari Bundo dan Melodi JKT48

Sari Bundo Masuk Daftar Deretan Rumah Makan Padang yang Terkenal ke Mancanegara

Jumlah Rumah Makan Padang di Indonesia sangat banyak ya Sanak. Karena banyaknya sampai ada istilah “dima simpang di situ lapau batagak” yang artinya dimana ada persimpangan, di sana pasti ada rumah makan Padang.

Mulai dari rumah makan yang menyediakan paket sepuluh ribu hingga kelas restoran bagi para pejabat, menandakan rumah makan Padang memang ada di hati semua orang, dan masuk ke semua unsur lapisan masyarakat.

Dari sekian banyak rumah makan Padang, Katasumbar merilis sedikitnya tujuh rumah makan Padang yang dikenal hingga mancanegara, salah satunya adalah Sari Bundo. Yuk baca sampai habis hasil rilis dari situs Katasumbar.com yang dinukilkan dari Youtube Kaba Rantau Official.

  1. Rumah Makan Simpang Raya

Dimiliki oleh Nursal Zainuddin Bagindo. Saat ini mengelola lebih 30 cabang rumah makan yang tersebar berbagai daerah.

RM Simpang Raya berasal dari Bukittinggi yang didirikan oleh Muhammad Nur Dt. Maharajo.

Tahun 1976, Nursal mulai melebarkan sayap di Pulau Jawa, dengan membuka cabang di Cipanas dan Cianjur dengan cara kerjasama dengan pemilik lokasi.

Tahun 1980, barulah membuka usaha di Jakarta, seterusnya berkembang ke Bandung dan bertahan hingga sekarang.

  1. Rumah Makan Sederhana

Didirikan Bustamam, seorang pria asal Lintau Buo, Tanah Datar. Mengawali karis sebagai pedagang asongan, Bustaman mencoba membuka warung nasi Padang di tahun 1972. Warung nasi Padang Sederhana pertamanya tersebut berada di Bendungan Hilir, Jakarta.

Tahun 1997, ia mematenkan merek dagang Sederhana dan menjadikannya waralaba hingga berkembang hingga sekarang.

  1. Rumah Makan Putra Minang

Didirikan Haji Mahyudin, awalnya Mahyudin seorang penjual bumbu basah seperti cabe giling, bumbu rendang di Pariaman.

Tahun 1994, ia pindah ke Jakarta mendirikan usaha warung nasi Padang di daerah Ciledug dari awalnya hanya 4 meja makan. Sekarang usahanya berkembang hingga 65 outlet.

  1. Rumah Makan Pagi Sore

Didirikan Usmar dan Haji Sabirin, dua pria asal Bukittinggi. Memulai sejak 1973 dengan menyewa sebuah tempat kecil di Jalan Sudirman Palembang. Usaha ini berkembang ke beberapa cabang di Peaembang, kemudian berekspansi di Jakarta pada 2006 di Rawamangun.

  1. Rumah Makan Siang Malam

Didirikan Asril Nailis tahun 1977 di Sumsel seperti di Prabu Mulih dan Batu atu Raja.

  1. Rumah Makan Garuda

Didirikan Zulhelfi, rumah makan Padang yang berbasis di Medan, dengan puluhan outlet yang juga ada di Lampung Jakarta dan Singapura.

  1. Rumah Makan Sari Bundo

Didirikan Azwardi Rivai, pria yang berasal dari Bukittinggi sejak 1967. RM Sari Bundo sering melayani catering istana negara dan pejabat kementerian. Bahkan menjadi resto favorit dua mantan Presiden yaitu almarhum BJ Habibie dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Itulah sederet perantau Minang yang sukses dengan usaha berjualan Nasi Padang, tentunya masih banyak perantau lain yang sukses usaha yang sama maupun usaha lainnya. KATASUMBAR

Related Posts

Leave a Reply