RESPON CEPAT PESAN ANTAR : (021) 345 8343 & (021) 386 5055

Ribuan Masyarakat Minang Ikut Tadisi Balimau Jelang Ramadhan

Ribuan Masyarakat Minang Ikut Tradisi Balimau Jelang Ramadhan

Menjelang bulan suci ramadan masyarakat Sumatera Barat khususnya Padang Pariaman rutin melakukan tradisi balimau dengan mendatangi tempat-tempat pemandian.

Salah satu tempat favorit untuk melakukan tradisi tersebut yaitu di pemandian Tirta Alami yang berlokasi di daerah puncak bukit itu. Setiap momen balimau lokasi pemandian ini dikunjungi hingga dua ribu pengunjung per harinya.

“Kami menerapkan konsep alami untuk pemandian ini, dengan desain kolam yang terbuat dari bebatuan alami ditambah dengan pepohonan disekitar kolam dan air yang berasal dari sumber mata air langsung membuat pengunjung merasa nyaman mandi disini sambil menikmati suasana alam, apalagi untuk momen balimau sebelum bulan suci ramadan seperti saat sekarang ini,” ujar Supervisor Tirta Alami, Eri, saat ditemui Haluan, Minggu, (13/5).

Ia juga menambahkan meskipun sudah banyak bermunculan objek wisata baru dengan tampilan dan fasilitas yang lebih modern, Tirta Alami masih menjadi pilihan masyarakat untuk berlibur.

“Kami juga sudah membuka satu lagi tempat wisata dengan konsep pemandian alami seperti ini, namanya Puncak Anai, tapi masyarakat masih cenderung memilih Tirta Alami untuk mandi-mandi, mungkin karena suasana disini lebih alami” tambahnya lagi.

Menurut pengakuan sakah satu petugas loket, saat momen balimau menjelang bulan suci ramadan petugas loket mampu menjual hingga 2000 tiket perharinya.

“Untuk hari libur biasa kami bisa menjual tiket paling banyak 900 tiket perharinya, tapi untuk momen balimau seperti sekarang kami bisa menjual hingga 2000 tiket perharinya,”ujar petugas loket, Suci, saat ditemui Haluan pada Minggu, (11/5).

Puncak balimau diperkirakan terjadi pada Rabu, 16/5, tapi Minggu ini tidak kalah ramai karena merupakan Minggu terakhir menjelang bulan suci ramadan.

Pengunjung yang datang ke lokasi ini tak hanya berasal dari Padang Pariaman, tetapi juga dari luar daerah.

“Saya dari Payakumbuh, sengaja kesini ngajak keluarga mandi-mandi, mumpung masih ada waktu untuk jalan-jalan sebelum masuk bulan ramadan,” ujar Hendra (52) saat ditemui Haluan di Tirta Alami. harianhaluan

Leave a Reply