danau maninjau

Puncak Lawang – Maninjau Akan Dibangun Kereta Gantung?

Calon bupati terpilih Kabupaten Agam Andri Warman  akan fokus memajukan kabupaten yang dipimpinnya, salah satunya pada sektor pariwisata. Danau Maninjau yang menjadi salah satu objek wisata di Sumatera Barat pun akan dikembangkannya menjadi lebih baik.

Danau Maninjau sendiri merupakan danau yang dikelilingi perbukitan, sehingga view danau bisa dinikmati dari pinggir danau itu sendiri, maupun dari ketinggian bukit. Jika ingin menikmati Maninjau dari perbukitan, maka puncak Lawang adalah tempat yang pas.

Panorama alam Puncak Lawang, selain memiliki udara yang sejuk, air yang dingin segar, yang pasti punya pemandangan indah yang luas langsung ke Danau Maninjau. Para wisatawan sering beristirahat di puncak ini dan menjadikannya lokasi wisata keluarga.

Baik wisatawan lokal maupun internasional, banyak juga yang bermain paralayang dari Puncak Lawang, dan mendarat di pinggir Danau Maninjau, tentu ini merupakan sebuah pemandangan yang sangat indah bagi mereka yang biasa melakukan terjun payung itu. Namun bagaimana dengan masyarakat biasa yang ingin menikmati pemandangan tersebut?

Andi berencana akan membangun kereta gantung yang terhubung dari Puncak Lawang ke Danau Maninjau, sehingga para wisatawan bisa lebih terpikat dengan tawaran pesona alam yang dimiliki kabupaten Agam ini. Selain itu di Puncak Lawang sendiri, ia akan membangun banyak penginapan-penginapan bagi wisatawan, tentunya dengan nuansa Islami, karena masyarakat Sumatera Barat terkenal sosok agamis.

Di Danau Maninjau sendiri, Andri akan memoles infrastruktur dan kelengkapannya, seperti menambah wahana jetski, banana boat, dan aneka jenis permainan air lainnya, sehingga para turis bisa jauh lebih menikmati pemandangan alamnya.

Agam memiliki banyak sekali potensi wisata, namun sayangnya tidak digarap dengan baik, sehingga kadang terbengkalai dan kurang menarik minat para wisatawan. Mulai dari danau, gunung, pantai, bahkan goa dimiliki oleh kabupaten ini.

Khusus untuk Danau Maninjau sendiri, masyarakat setempat banyak yang memanfaatkannya untuk usaha karamba. Dalam meningkatkan potensi wisata Maninjau, karamba nantinya akan direlokasi ke daerah Sigiran, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir soal kebijakan pemerintah terhadap usaha karamba ikan.

Penjelasan ini disampaikan Andri kepada para wartawan dalam pertemuan Senin (11/1) lalu.

Leave a Reply