Panen Raya Padi di Nagari Minangkabau Hadirkan Gubernur dan Kapolda Sumbar

Panen raya di hamparan sawah kelompok tani (Poktan) Sawah Padang Nagari Minangkabau Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, Rabu pagi, 8 Juli 2020, dihadiri Gubernur Irwan Prayitno bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto

Gubernur menunjukkan rasa bangganya karena meski dalam keadaan Pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang melanda seluruh belahan dunia termasuk negara Indonesia tidak menghalangi petani dalam memproduksi pangan terutama padi.

Padi yang merupakan tanaman sumber pangan utama rakyat Indonesia mutlak harus tersedia dan tidak boleh langka. Bahkan Kementerian Pertanian terus menggenjot produksi padi agar tercipta rasa aman di masyarakat.

“Tanah Datar salah satu sentra produksi padi yang terkenal terus menjaga produksi padi agar masyarakat Sumbar tidak terjadi kelangkaan pangan di masa sulit ini,” kata Gubernur Irwan Prayitno.

Gubernur Irwan Prayitno memberikan apresiasi pada Kapolda Sumbar beserta jajarannya sangat peduli terhadap pangan.

“Patut kita apresiasi, ini sangat luar biasa. kepolisian ikut peduli pangan, karena kebutuhan pangan terus meningkat tiap hari. Apalagi Sumbar daerah agraris yang 52 persen berasal dari pertanian,” ucapnya.

Irwan Prayitno juga menekankan bahwa Sektor Pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi prioritas pembangunan Provinsi Sumbar, mengingat cukup besarnya peluang dan potensi sektor ini yang masih dapat dikembangkan dan didayagunakan untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus pengembangan perekonomian daerah.

“Uang yang beredar di Sumbar berasal dari pertanian, lahan pertanian kita sangat luas. Saya bangga dalam suasana pandemi Covid ini, masyarakat masih produktif,” ujarnya bangga.

Hal itu disebabkan adanya dukungan air irigasi, bantuan benih, pupuk bersubsidi dan alat mesin pertanian dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sendiri.

“Semoga hasil panen ini kian menambah motivasi bagi petani untuk lebih meningkatkan baik produksi dan produktivitas pada musim tanam berikutnya,” jelas Irwan Prayitno.

Selain itu, gubenur mengingatkan pada masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Semoga masyarakat Minangkabau ini tidak terkena wabah virus corona.

“Ini tanggungjawab kita bersama mengendalikan Covid-19. Kita tidak mungkin membuat Sumbar bebas Covid-19 selama obat belum ditemukan dan upaya bersama ini diharapkan terus berlanjut,” jelasnya.

Menurut dia yang paling penting adalah dapat mengendalikan pandemi dengan menjaga wilayah dengan meminimalkan transmisi lokal dan import dari luar, agar tidak melonjak tajam, banyak warga meninggal dan tidak tertampung pelayanan kesehatan

“Kita berharap Polri dan TNI terus berperan dalam mendisiplinkan masyarakat mengedepankan protokol kesehatan. Silahkan tegur masyarakat yang tidak disiplin, semuanya demi kebaikan kita semua,” tutupnya. Sumber

Leave a Reply