RESPON CEPAT PESAN ANTAR : (021) 345 8343 & (021) 386 5055

Mantapnya! Sajian Tapai Ketan Hitam, Makanan Tradisional Khas Minangkabau

Lamang tapai merupakan makanan tradisional yang terkenal dari Minangkabau serta jadi menu andalan dari hampir seluruh daerah di Sumatera Barat (Sumbar).

Lamang tapai sebenarnya penyajian dua makanan secara bersamaan, yakni lamang dan tapai yang kerap disajikan saat hari raya agama serta perhelatan maupun acara tertentu lainnya.

Jika sebelumnya, Tribuners sudah tahu cara memasak lamang atau melamang.

Berikut ini bahan dan cara pembuatan tapai khas Minangkabau.
Pertama-tama persiapkan bahan dan peralatan berikut:
– Ketan hitam
– Air
– Ragi Tape
– Gula halus
– 2 Biji Cabai merah
– Daun pisang
– Kain perca
– Wadah menengah
– Piring plastik

Pertama, cuci ketan hingga bersih.
Setelah dirasa bersih rendam ketan dalam wadah selama enam jam atau semalaman.

Lalu tiriskan dan kukus ketan sampai masak setengah matang dan biarkan ketan dalam dandang.

Siapkan air panas dalam beberapa gelas, lalu siramkan pada ketan tadi.
Aduk-aduk ketan tersebut hingga ketan merata disiram air panas, lalu lanjutkan kukus ketan sampai matang.

Dinginkan ketan dalam wadah besar dan tutup rapat. Selagi menunggu ketan menjadi dingin, haluskan ragi.

Selanjutnya, siapkan wadah menengah yang bersih dan kering. Lalu lampisi bagian dalam wadah tersebut dengan daun pisang.

Perlu diperhatikan kebersihan dan kelembapan wadah, dan cuci bersih tangan sebelum menaburi ragi.

Selain itu, jangan berbicara ketika menaburi ragi, karena dikhawatirkan air liur akan jatuh ke ketan.

Semua itu sangat mempengaruhi kualitas tapai nantinya. Masukan ketan yang telah dingin, susun dengan rata dan tipis, kemudian taburkan ragi ke semua permukaan ketan.

Masukan ketan lagi menutup ragi, taburkan lagi ragi ke permukaan ketan, lakukan begitu terus sampai semua ketan ditaburi ragi. Masukan sebiji cabai ke dalam ketan tersebut.

Selanjutnya, tutup ketan dengan merata mengunakan daun pisang. Tutup wadah dengan kain perca dan piring plastik. Tujuannya agar udara tidak masuk ke dalam ketan.

Tunggu dua sampai tiga hari, barulah penutup itu dibuka dan ketan sudah menjadi tapai. Tapai biasanya juga pakai kuahnya. Untuk membuat kuahnya dibutuhkan air, garam dan gula anao atau gula merah.

Caranya tinggal masukan gula merah kedalam air, masukan garam lalu biarkan mendidih. Tapai dan kuah siap disajikan. Jangan lupa tambahkan sajian; lamang, agar nikmatnya semakin terasa.

Leave a Reply