Macam-macam Tari Tradisional dari Sumatera hingga Papua

Indonesia merupakan negara dengan berbagai macam budaya adat hingga tradisi, banyak ragam budaya yang hidup dan berkembang di tanah yang subur ini. Macam-macam tari tradisional dan asalnya tentu harus dikenali oleh setiap orang Indonesia, terutama anak muda.

Apalagi di zaman sekarang ini, banyak anak muda yang tidak lagi begitu tertarik pada budayanya sendiri dan lebih menggandrungi budaya luar negeri. Padahal budaya tari di Indonesia begitu kaya, bahkan di setiap daerahnya memiliki keunikan masing-masing.

Tentunya gerakannya tidak kalah indah dibandingkan dengan tarian dari luar negeri. Bahkan, macam-macam tari tradisional Indonesia juga sudah sangat dikenal oleh wisatawan mancanegara.

Macam-macam tari tradisional dan asalnya sebagai budaya asli Indonesia harus tetap dilestarikan. Tarian tradisional Indonesia yang begitu kaya dengan nilai budaya mengajarkan berbagai nilai kehidupan pada setiap orang. Sangat disayangkan bila tidak ada lagi orang yang mengerti tentang tari tradisional ini.

Berikut rangkum dari berbagai sumber, tentang macam-macam tari tradisional.

Tarian Saman saat pembukaan Asian Games di SUGBK, Jakarta, Sabtu, (18/8/2018).
Tari Saman masuk ke dalam macam-macam tari tradisional yang sudah sangat terkenal. Tari Saman merupakan tarian daerah yang berasal dari Provinsi Aceh, tepatnya dimiliki oleh Suku Gayo. Kini Tari Saman sudah sangat dikenal hingga mancanegara. Hal ini dikarenakan keunikan dari tarian yang dimiliki.

Bahkan tarian ini sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia. Tarian ini dilakukan oleh banyak orang sekaligus yang bisa mencapai puluhan orang.

Untuk melakukannya, dibutuhkan kekompakan dan pemahaman ritme yang pas untuk bisa menghasilkan tari Saman yang bagus. Tarian ini bisa dilakukan baik laki-laki maupun perempuan. Di daerah asalnya, tarian ini biasa digelar untuk menyambut hari besar Islam.

Tari Piring dari Sumatera Barat
Tari Piring atau dalam bahasa Minangkabau biasa disebut dengan Tarian Piriang merupakan satu seni tari tradisional Minangkabau yang berasal dari Kabupaten solok, Sumatera Barat. Tari Piring ini memiliki ciri khasnya tersendiri. Di mana menggunakan alat bantu piring sebagai media utamanya.

Cara memainkan tarian piring ini adalah dengan mengayunkan piring-piring tersebut dengan gerakan-gerakan yang cepat dan teratur. Dengan catatan piring tersebut tidak lepas dari genggaman tangan.

Tari Jaipong dari Sunda
Macam-macam tari tradisional berikutnya adalah tari Jaipong. Tarian tradisional ini merupakan tarian asli yang berasal dari tanah Sunda. Tari ini pertama kali populer di kota Karawang. Adanya tari Jaipong ini disebarkan di tanah Sunda, lalu mendapat apresiasi yang sangat bagus sehingga membuatnya sangat populer sampai saat ini.

Tari Jaipong ini dimainkan dengan menggunakan perpaduan antara gerakan serta musik tradisional gong, ketuk, ataupun gendang, sehingga membuat tarian ini semakin menarik untuk disaksikan.

Tari Gambyong dari Jawa Tengah
Macam-macam tari tradisional selanjutnya adalah Tari Gambyong. Tarian ini merupakan tarian tradisional yang berasal dari daerah Surakarta.

Awal mulanya, tarian Gambyong merupakan tarian rakyat untuk memeriahkan suasana saat musim panen padi. Namun kini tari Gambyong juga dipakai untuk acara sakral dan sekaligus sebagai penghormatan kepada tamu.

Tarian ini pun juga akhirnya dipelajari dan dikembangkan di idtana hingga akhirnya dinobatkan sebagai tarian khas istana. Tarian Gambyong identik dengan menggunakan warna pakaian hijau dan kuning. Namun semakin berkembangnya zaman, warna pakaian bukan menjadi persoalan utamanya. Untuk musiknya, tari Gambyong diiringi dengan musik gamelan seperti gendhang, gong, dan kenong.

Tari Reog dari Ponorogo
Tari Reog Ponorogo merupakan tarian yang berasal dari Jawa Timur. Ciri khas dari tarian ini adalah topeng yang digunakan oleh para penarinya. Pada salah satu macam-macam tari tradisional ini, para penari menggunakan topeng Reog dan Warok. Topeng ini memiliki berat yang mencapai ratusan kilogram dan hanya diangkat menggunakan gigi oleh sang penarinya.

Topeng Reog Ponorogo sendiri ini terbuat dari bulu merak asli, sehingga memiliki tampilan yang sangat indah. Tarian ini biasanya dibawakan dalam acara-acara besar seperti festival, perayaan, hajatan, ataupun acara besar lainnya.

Tari Kecak dari Bali
Tari Kecak merupakan salah satu jenis tarian tradisional yang berasal dari daerah Bali. Tarian ini sangat terkenal di kalangan turis mancanegara. Hal ini dikarenakan keunikan yang dimiliki oleh tari Kecak. Tarian ini dilakukan dengan duduk melingkar sambil mengangkat kedua tangan dan berkata “cak”.

Banyak wisatawan dalam negeri maupun mancanegara yang tertarik dengan macam-macam tari tradisional satu ini. Hal ini karena kekompakan dari penari ini membuatnya sangat menarik untuk disaksikan. Biasanya tari Kecak digelar di tempat yang luas deperti pinggir pantai, dan dilakukan pada saat matahari baru terbenam ataupun saat malam hari.

Tari Kancet Ledo
Tari Kancet Ledo atau yang biasa disebut dengan tari gong merupakan tari tradisional yang berasal dari Kalimantan Timur. Tari ini mencerminkan kehalusan yang dimiliki oleh perempuan, dengan gerakan lembutnya didampingi dengan suara gong yang membuat tarian ini menjadi sangat menarik.

Tari Gantar
Macam-macam tari tradisional yang perlu diketahui selanjutnya adalah tari gantar. Tari Tradisional ini merupakan tari khas yang dimiliki oleh Suku Dayak Kalimantan, di mana tarian ini digunakan untuk menyambut tamu-tamu.

Selain itu dapat juga digunakan untuk menyambut hari tanam maupun saat masa panen telah tiba. Tari gantar dilakukan dengan menggunakan bambu, biji-bijian, ataupun sebuah tumbuk yang mencerminkan penanaman padi.

Tari Kipas Pakarena
Selanjutnya, macam-macam tari tradisional yang perlu diketahui adalah Tari Kipas Pakarena. Tari Kipas Pakarena merupakan tarian yang berasal dari Gowa Sulawesi Selatan.

Tarian kipas pakarena ini menggunakan media kipas sebagai media utama yang digunakan dalam menari. Gerakan-gerakan yang terdapat di dalam tari pakarena juga seperti mengipas.

Tari Lego Lego
Tarian daerah NTT bernama tari lego lego berasal dari Pulau Alor yang sudah diwariskan secara turun temurun dan masih ada hingga sekarang. Salah satu macam-macam tari dan penjelasannya ini dipertunjukan saat upacara adat atau sesudah kegiatan bersama sebagai bentuk ucapan rasa syukur dan juga rasa gembira.

Ungkapan syukur tersebut akan terlihat dalam gerakan mengelilingi Mesbah (sebuah benda sakral bagi masyrakat Alor) sambil bergandengan dan menyanyikan lagu pujian pada Tuhan.

Tari Cakalele
Tarian Maluku yang bernama Tari Cakalele ini merupakan tarian perang yang dibawakan oleh pria dan wanita secara berpasangan. Tarian yang diiringi musik Tifa (drum), Suling, dan Bia (kerang besar) ini biasanya ditampilkan dalam rangka menyambut tamu atau dalam perayaan adat.

Pakaian warna merah dan kuning sambil membawa parang dan tameng (salawaku) dikenakan penari pria. Sedangkan penari perempuan mengenakan pakaian warna putih sembari menggenggam sapu tangan (Lenso) di kedua tangannya.

Tari Musyoh
Selanjutnya, macam-macam tari tradisional datang dari Papua. Tari Tradisional Musyoh ini dahulu digunakan dalam mengusir arwah kerabat yang meninggal secara tragis dan dilakukan oleh mayoritas kaum pria.

Kini tari musyoh banyak digunakan oleh masyarakat dalam menyambut tamu yang datang, gerakannya yang lincah menunjukkan kesan rasa gembira akan datangnya tamu.

Sumber Artikel dan Photo : hot.liputan6.com

Leave a Reply