Los Lambuang Bukittinggi, Surganya Nasi Kapau

Los Lambuang Bukittinggi, Surganya Nasi Kapau!

Mungkin jika ada yang bertanya masakan yang membuat kita tidak pernah bosan mencicipinya, ya jawabannya adalah masakan khas minang. Salah satunya Nasi Kapau di Los Lambuang Bukittinggi . Label nasi kapau sendiri diambil dari nama sebuah nagari atau desa di Sumatera Barat, tepatnya di kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Bukittinggi.

Uniknya dalam penyajian nasi kapau bukittinggi ini, saat datang pelanggan langsung memilih dahulu lauk-lauk di etalase, barulah membayar dan bisa makan di meja makan. Tak hanya itu, deretan lauk-pauk di rumah makan nasi kapau semuanya tampak sejajar. Menjadi ciri khas pula, di rumah makan nasi kapau pelayan mengambil lauk dengan sendok sayur bergagang panjang. Pilihan menunya, rumah makan nasi kapau memiliki pilihan lauk yang lebih beragam.

Untuk menikmati nasi kapau asli atau yang dibuat masyarakat daerah tempat makanan ini berasal, kamu dapat menemukannya dengan mudah di Los Lambuang Bukittingi, Pasar Lereng, yang berada di Kota Bukittinggi. Los Lambuang sudah ada sejak tahun 1980-an, dari ujung ke ujung, menyajikan berbagai macam makanan tradisional Minang yang sudah mulai jarang ditemui, didominasi dengan kuliner nasi kapau yang saat ini para penjualnya merupakan generasi kedua bahkan ketiga.

Berbagai macam menu makanan rata-rata tersaji sama dengan penjual lainnya, seperti Gulai Tambusu yang menjadi ciri khas Nasi Kapau, dendeng balado, itiak lado hijau, gulai cancang, pangek ikan, ayam rendang, dan masih banyak lainnya.

Di sini banyak penjual nasi kapau yang menyajikan nasi kapau dengan rasa yang tentunya super lezat alias nasi kapau paling lezat di dunia. “Ini lezat sekali ya, lepas kangen kampung halaman rasanya,” ujar Herlina Basri, salah satu food vlogger kuliner khas Minang dalam video YouTubenya, dilansir dari Padangkita.com

Pada video kali ini Herlina dan sang suami membeli langsung 3 bungkus Nasi Kapau di Los Lambuang, Pasar Lereng, Kota Bukittinggi, dengan 3 pilihan lauk yang berbeda. Ketiga bungkus nasi tersebut porsinya sangat berbeda dengan bungkus Nasi Padang kebanyakan, alias lebih besar.

Bungkus pertama berisikan lauk dendeng kering plus timunsu atau usus sapi berisikan telur. Untuk bungkus kedua ada gulai pangek masin Ikan mas atau ikan rayo, yang berisikan telur ikan di perutnya.

Herlina mengungkapkan kalau menu yang satu ini merupakan salah satu menu khas masakan Nasi Kapau. “Kalau beli Nasi Kapau, selalu ada menu ini. Ikan batalua namanya,” beber dia.

Selanjutnya lauk ketiga berisikan gulai tunjang alias kikil sapi. Ketiga menu tersebut dibalut dengan aneka kuah beragam jenis gulai, dan juga ditambah goreng cabai merah yang menambah nikmatnya Nasi Kapau.

“Serasa mau habis ketiga bungkusnya, ini enak sekali,” ujar suami Herlina Basri memberi kesan usai menikmati suapan pertama dari Nasi Kapau.

“Lepas rindu, lamak bana,” timpal Herlina.

Related Posts

Leave a Reply