Kue Lompong Sagu, Legenda dari Minang Sumatera Barat

Minang daerah asal dari kue khas yang terkenal namun sudah jarang ditemukan. Yakni Kue lompong sagu namanya. Sama dengan rendang yang selalu diburu penikmat kulier, di Padang Sumatera Barat kue lompong sagu ini juga incaran para wisatawan.

Hanya saja keberadaannya sudah sangat sulit didapatkan. Kue ini terbuat dari tepung sagu yang diaduk bersama pisang kepok, santan, kelapa, dan gula aren. Lalu dibungkus daun pisang dan memasaknya dengan cara dipanggang.

Kue ini memiliki citarasa yang manis dan memiliki aroma khas karena proses pemanggangan. Dalam keadaan hangat, kue ini sangat enak untuk dinikmati.

Menlangsir laman nusadaily.com dari indonesiakaya.com, kue berwarna kecoklatan ini sekilas mirip kue khas Betawi, ketimus. Namun aroma kue ini terasa lebih menggoda ketika baru saja melalui proses pemanggangan.

Paduan rasa manis dan sedikit gurih dengan tekstur yang kenyal menjadikan kue ini terasa begitu nikmat saat lidah kita merasakannya. Apalagi ada sensasi pisang di setiap gigitannya.

Kue sagu campur pisang ini menjadi salah satu kue khas tradisional yang menjadi kekayaan kuliner yang dimiliki Indonesia.

Keberadaannya yang sudah mulai sulit ditemukan menjadikan kue ini buruan para penikmat kuliner ketika berkunjung ke Sumatera Barat.

Lompong sagu, lompong sagu begula lawang
di tengah-tengah kelapa muda
sedang suka, sedang suka diambil orang
saya juga, saya juga yang kehilangan

Itulah kira-kira secuplik lirik lagu yang terdapat potongan kata-kata mengenai kue lompong sagu. Lirik yang bercerita mengenai cinta yang bertepuk sebelah tangan ini menggambarkan kue lompong sagu yang ditengah-tengahnya terdapat kelapa muda.

Berikut resep membuat kue Lompong Sagu dikutip dari resep Minangkayo (untuk 15 bungkus)

Bahan:
350 gr pisang kepok, potong-potong
100 gr gula aren, sisir
2 sdm gula pasir
½ sdt garam
125 g tepung sagu
175 g kelapa parut, dari ½ butir kelapa setengah tua
3 sdm air matang
Daun pisang, potong ukuran 25 x 25 cm
Lidi, untuk menyemat

Cara Membuat:
Aduk rata pisang dengan gula aren, gula pasir, dan garam.
Masukkan tepung sagu, kelapa, dan air. Remas hingga rata.
Ambil daun pisang, sendokkan 2 sdm adonan lompong. Gulung dan rapatkan hingga berbentuk seperti otak-otak, sematkan dengan lidi.
Panggang di atas bara api hingga matang dan daun layu. Angkat. Sajikan hangat. Sumber

Leave a Reply