RESPON CEPAT PESAN ANTAR : (021) 345 8343 & (021) 386 5055

Kopi Kawa Daun: Minuman Pribumi Pada Masa Tanam Paksa

SARIBUNDO.BIZ – Kawa daun atau Kopi Kawa adalah minuman tradisional nan unik dari Sumatra Barat. Beberapa tahun belakangan, kepopuleran Kawa Daun semakin dikenal

Kawa daun merupakan minuman yang terbuat dari seduahn daun kopi yang dibuat seperti the. Daun kopi lokal pilihan awalnya dikeringkan dengan cara disangrai selama 12 jam. Saat akan diminum, daun kering ini dicampur dengan air dingin, lalu diseduh dengan air mendidih.

Rasa yang dapat dinikmati dari Kawa Daun seperti rasa the. Yang memiliki sensasi segar khas daun kopi dan sedikit terasa pahit dari pada the. Oleh karena itu, Kawa Daun dapat dibilang sebagai teh nya daun kopi.

Menurut sejarahnya, kata Kawa bersasal dari bahasa Arab yaitu Qahwah yang berarti kopi. Ada dua versi sejarah kenapa bisa muncul tradisi meminum daun kopi yang diseduh ini.

Pertama, pada zaman colonial Belanda dilaksanakan tanam paksa kopi terhadap masyarakat Minangkabau. Kopi menjadi komoditi ekspor primadona pada zaman itu.

Seluruh hasil panen kopi di ranah Minang diekspor keluar negeri oleh penjajah bahkan tak sebiji pun mereka sisakan untuk dinikamati oleh pribumi, sehingga pribumi tidak dapat merasakan nikmatnya biji kopi yang mereka tanam. Timbulah ide kreatif untuk membuat minuman dengan menyeduh daunnya.

Kedua, sebelum kedatangan para penjajah ke bumi Minang, masyarakat Minangkabau sudah mengenal tanaman kopi dari para pedagang Arab yang datang.

Menurut sejarah ini, orang Arab-lah yang mengajarkan bagaimana cara menanam kopi dan mengolahnya hingga menjadi minuman.

Dan mereka juga mnegajarkan bagaimana cara menyeduh daun kopi untuk dijadikan minuman. Lalu pada masa colonial Belanda dengan adanya sistem tanam paksa , masayarakat Minangkabau tidak dapat lagi menikmati kopi.

Oleh karena itu, mereka cenderung untuk menggunakan daunnya supaya masih bisa merasakan sedikit rasa nikmat dari kopi.

Seiring dengan populernya minuman khas Kawa Daun, maka sangat mudah menemukan warung-warung Kawa daun di berbagai daerah di Sumatra Barat

Leave a Reply