RESPON CEPAT PESAN ANTAR : (021) 345 8343 & (021) 386 5055

Fakta Menarik Filipina yang Dua Wilayahnya Berdarah Minangkabau

Selain fakta satu-satunya negara yang menggunakan Bahasa Tagalog, ternyata ada dua wilayah di Filipina berdarah Minangkabau lho! Kok bisa ya? Bukankah Filipina dijajah oleh Spanyol? Biar gak penasaran, kenal Filipina lebih dekat yuk dengan tujuh fakta berikut ini.

1. Bahasa Inggris menjadi bahasa kedua yang digunakan oleh masyarakat Filipina untuk berkomunikasi
Selain Singapura, Filipina adalah negara di bagian Asia Tenggara yang menggunakan bahasa Inggris dalam kesehariannya. Meski hanya bahasa kedua, ini memberikan keuntungan bagi wisatawan yang berasal dari mancanegara agar tidak mengalami kesulitan saat berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.

2. Sama dengan Indonesia, Filipina adalah negara kepulauan
Palawan, Cebu, Panglao, dan Bohol, beberapa pulau yang memikat hati para wisatawan untuk datang ke sini. Lebih dari 7000 pulau dimiliki oleh Filipina, jadi gak bakal bosan deh berkunjung ke sini. Karena banyak pulau wisata yang dapat dijadikan pilihan untuk berlibur.

3.Adobo, kuliner popular di Filipina bahkan menjadi makanan nasional di negara ini
Di Indonesia, adobo hampir serupa dengan semur ayam meski di Filipina adobo dapat dimasak dengan menggunakan daging sapi atau babi. Kuliner ini begitu populer dan menjadi makanan nasional karena selain rasanya yang nikmat, adobo dapat bertahan lama karena proses pengolahannya yang unik. Makanan yang dikenalkan oleh bangsa Spanyol ini memiliki ciri khas manis yang berasal dari kecap. Selain itu, ada pula penambahan cuka saat pengolahan daging karena bahan ini dianggap mampu membuat makanan bertahan lama alias tidak mudah basi.

4. Gereja Baroque Filipina, salah satu warisan dunia di negara ini yang pertama kali terdaftar di UNESCO
Total ada sekitar enam situs di Filipina yang masuk dalam daftar UNESCO. Gereja Baroque Filipina, menjadi situs warisan dunia yang pertama kali terdaftar di UNESCO tepatnya pada tahun 1993. Tidak hanya sekadar tempat ibadah, gereja ini telah ada sejak bangsa Spanyol singgah di Filipina. Dan menjadi salah satu tempat bersejarah di Filipina yang banyak dikunjungi oleh banyak wisatawan.

5. Bukan bis, jeepney adalah transportasi umum yang cukup terkenal di Filipina
Jangan heran jika berkunjung ke Filipina ketika menemukan transportasi darat yang satu ini. Jeepney namanya, nampak depan memang seperti mobil jeep dan dapat menampung penumpang mulai dari 15-25 orang. Jeepney identik penuh warna. Jadi, jangan melewatkan serunya menaikki jeepney ketika melancong ke Filipina.

6. Kota Manila didirikan oleh Raja Sulayman, seorang ulama Minangkabau
Nah, yang dari tadi sudah penasaran di mana wilayah Filipina yang berdarah Minangkabau. Manila, tempatnya. Ibu kota ini didirikan oleh Raja Sulayman lho, seorang ulama berdarah Minangkabau. Sebelum menjadi kota pesat dan modern seperti sekarang, dahulu Manila ialah kawasan Kerajaan Manila yang dipimpin oleh Raja Sulayman.

Menurut antropolog Mochtar Naim di bukunya yang berjudul “Merantau: Causes and Effects of Minangkabau Voluntary Migration” menyebutkan jika Raja Sulayman diperkirakan adalah keturunan Minangkabau.

7. Cikal bakal Kesultanan Sulu yang berdiri di wilayah Mindanao didirikan oleh Raja Bagindo Ali, ulama asal Minangkabau
Gambar di atas adalah makam Rajo Bagindo Ali. Sekitar abad ke-13, Raja Bagindo Ali datang ke Sulu, salah satu pulau yang berada di wilayah Mindanao. Di Sulu, Raja Bagindo meneruskan dakwah yang sebelumnya telah disyiarkan oleh ulama keturunan Arab yaitu Karim Ul-Makhdum.

Hingga akhirnya pada tahun 1450, seorang ulama Arab asal Johor mempersunting putrinya. Ketika Raja Bagindo Ali meninggal, Sharif ul-Hashim Syed Abu Bakr, yang tak lain ialah menantunya memproklamirkan berdirinya Kesultanan Sulu.

Karena itulah, Raja Bagindo Ali dikenang dalam sejarah Filipina bukan hanya ulama. Melainkan seorang raja yang menjadi cikal bakal berdirinya Kesultanan Sulu di wilayah Mindanao, Filipina.

Itulah tadi tujuh fakta menarik seputar Filipina yang mesti kita ketahui karena ternyata masih ada kaitannya dengan Minangkabau, yang tak lain ialah suku di Indonesia. Jika sampai di negara ini, sempatkan untuk berziarah ke makam Raja Sulayman maupun Rajo Bagindo Ali ya.

Leave a Reply