RESPON CEPAT PESAN ANTAR : (021) 345 8343 & (021) 386 5055

Ditemukan Belasan Bunga Langka di Hutan Sumatera Barat

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Sumatera Barat, menemukan 16 individu bunga Rhizanthes lowii saat mensurvei lokasi calon kawasan konservasi esensial (KEE) di wilayah Kabupaten Agam.

Satu di antara belasan bunga Rhizanthes lowii itu ditemukan mekar sempurna, lima lainnya mulai membusuk, dan sisanya masih dalam bentuk knop. Empat petugas dengan berbagai spesialisasi keahlian seperti ekologi, konservasi jenis dan perlindungan hutan menemukan mereka pada Sabtu, 3 Agustus 2019.

“Bunga Rhizanthes Lowii ini merupakan individu tumbuhan langka dan sangat jarang ditemukan,” kata Ade Putra, petugas Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumbar Resor Agam, Senin, 5 Agustus.

Menurut Ade, penemuan Rhizanthes lowii itu maka menambah daftar jumlah individu tumbuhan langka di Kabupaten Agam. Agam memang menjadi salah satu lokasi tumbuhnya individu tanaman langka seperti bunga Rafflesia. BKSDA masih menyisir sejumlah titik yang ditengarai lokasi tumbuhnya Rhizanthes lowii.

Seekor anak harimau yang ditangkap petugas BKSDA di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, akhirnya dievakuasi dari hutan pada Selasa, 17 April 2018.
Harimau yang Ditangkap di Agam Dikirim ke Pusat Rehabilitasi

Survei lokasi calon KEE sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu di dua lokasi, yakni di kawasan ekosistem mangrove dan buaya muara di Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, dan habitat populasi tumbuhan bunga Rafflesia di Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya.

KEE adalah suatu daerah atau lokasi yang berada di luar kawasan suaka alam dan atau di luar kawasan pelestarian alam dengan nilai keanekaragaman hayati yang tinggi dan ekologis. Dapat menunjang kelangsungan kehidupan melalui upaya konservasi untuk kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia yang ditetapkan sebagai kawasan yang dilindungi.

“Saat survey, kita juga menemukan bunga Rafflesia, vegetatif Amorphophallus dan beberapa jenis satwa seperti beruang, kucing hutan, siamang, burung rangkong, dan jenis satwa reptil lainnya,” kata Ade.

Leave a Reply