Cara Orang Talu Melestarikan Budaya Minangkabau

Masyarakat di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, gelar lomba adat, dengan tema “Adaik Lamo Pusako Usang Ma Imbau” diadakan oleh Pemuda Tabuah Gadang Saiyo (PTGS) di Jorong Tabek Sirah, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (12/9).

Upaya anak nagari Talu, sebagai cara melestarikan budaya Minangkabau. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan lomba adat Minangkabau yang diselenggarakan oleh PTGS adalah, lomba pidato adat dan Osong Penganten (membawa penganten), perlombaan itu merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya Minangkabau.

“Karena masalah budaya biasanya dilestarikan oleh para orang tua, tetapi kali ini generasi muda ikut berpartisipasi menghidupkan budaya Minangkabau dan patut diberi apresiasi. Untuk itu para anak muda perlu perperan aktif didalam tengah bermasyarakat agar tetap mengembangkan adat budaya di Minangkabau,” kata Irwan, dalam sambutan sebelum dimulai acara tersebut.

Irwan juga menyebutkan acara ini luar biasa karena budaya adalah milik kita yang turun-temurun dari nenek moyang yang perlu dijaga dan dilestarikan.“Sebagai dinamika kehidupan bermasyarakat akan harmonis meriah dan bergembira jadi ramai kegiatan tersebut kalau ada nilai-nilai budaya,” ujar Irwan, sebagaimana rilis yang diterima langgam.id.

Ia juga menerangkan kepada masyarakat Talu bahwa negara Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 18 B negara telah mengakui menghormati adanya adat-adat tradisi di daerah se Indonesia mempunyai adat dan budaya. “Untuk itu, perlu melestarikan kehidupan kita bermasyarakat, patut diberikan apresiasi kepada Pemuda Tabuah Gadang Saiyo (PTGS) Nagari Talu,” tukasnya.

Pucuak Adat Nagari Talu Padlan juga mengatakan acara adat kali ini diadakan oleh pemuda, sudah mestinya mereka siap menerima tongkat estafet, dalam melestarian adat ini. “Kalau para pemuda tidak paham adat lama-kelamaan adat dan budaya kita akan hilang,” ungkap Padlan. Sumber

Leave a Reply