Capt. Afwan atau Uda Aan, Sosok Agamis ini Ternyata Asli Urang Awak
Capt. Afwan atau Uda Aan, Sosok Agamis ini Ternyata Asli Urang Awak

Capt. Afwan atau Uda Aan, Sosok Agamis ini Ternyata Asli Urang Awak

Indonesia sedang berduka, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 jatuh di kawasan Kepulauan Seribu, banyak kisah yang membuat hati sedih dari kejadian ini. Tentu terbayang oleh kita mengerikannya maut menjemput para korban saat ini. Semoga para korban mendapat jalan yang mulus menuju surga, aamiin YRA.

Di antara kisah yang membuat hati terenyuh adalah soal kesalihan capt atau pilot saat itu. Capt Afwan biasa dipanggil. Ternyata ia berasal dari ranah minang, tepatnya di Kab. Tanah Datar. Putera Minang ini bersuku Piliang.

Menurut keluarga ia menetap di kawasan Bogor Jawa Barat. Namun dari sumber yang penulis baca, beliau selalu berhubungan erat dengan keluarganya di kampung dan tak segan selalu membantu keluarga yang kesusahan. Ia juga aktif di organisasi perantauan Minang.

Ketua Umum Sungai Jambu Saiyo Sakato Jabodetabek H Delpis Datuk Majo Indo mengatakan bahwa dalam beberapa kesempatan atau acara penting organisasi, Capt. Afwan selalu menyempatkan waktu untuk hadir meski jam kerja beliau agak berbeda dengan jam kerja profesi lain pada umumnya.

Rupanya sosok kapten pilot satu ini mudah dikenali. Ia selalu mengenakan peci putih. Ada yang menceritakan, ketika beliau keluar dari mushola, tangannya selalu mengulurkan uang untuk petugas kebersihan yang menjaga di sana.

Da Aan begitu ia akrab disapa oleh warga sekitar rumahnya. Hampir di semua artikel yang penulis baca, sang pilot memang dikenal sebagai sosok agamis, ramah, penyabar, dan gemar bersedekah.

Status whatsapp sang kapten pun seakan menitip pesan pada kita bahwa semua manusia hanya menunggu giliran keberangkatan menemui sang penciptanya. “Setinggi apa pun aku terbang, tidak akan mencapai surga jika tidak solat lima waktu,”

Kami doakan ruh Ustadz, Uda, Haji, Capt. Afwan mendapat tempat yang layak, dan kuburnya dijadikan pintu menuju surga oleh Allah.

Turut berduka.
Keluarga Besar Sari Bundo

Leave a Reply