RESPON CEPAT PESAN ANTAR : (021) 345 8343 & (021) 386 5055

BMKG Vonis Udara Sumatera Barat Tidak Sehat

Udara di Sumatera Barat masuk dalam kategori ‘tidak sehat’. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang, Sumatera Barat, Wan Dayantolis menyebut konsentrasi polusi partikulat (pm10) di kawasan tersebut sudah menunjukkan angka 260 mikrogram per meter kubik.

Melalui pernyataan resmi, Wan mengatakan angka ini sudah melebihi ambang batas konsentrasi partikulat yang diperbolehkan di udara ambien yakni 150 mikrogram per meter kubik.

Kemudian indikator kekeruhan udara atau Atmosphere Optical Depth (AOD) menunjukkan angka 1,6. Jika nilai sudah di atas angka 1, berarti udara sudah tercemar partikulat debu dan asap akibat kebakaran.

“[Berdasarkan pantauan Satelit Himawari] terpantau paling pekat di Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh serta Sawahlunto,” kata Wan seperti dikutip dari Antara, Sabtu (21/9).

Sementara itu, hujan yang turun selama beberapa hari terakhir belum mampu membersihkan udara di Sumatera Barat. Ini akibat pola angin yang secara umum berasal dari arah tenggara, lokasi di mana terdapat banyak titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan.

Dari pantauan ini, diharapkan semua pemangku kepentingan dan pihak terkait segera melakukan langkah antisipasi demi menghindari kemungkinan kondisi yang lebih buruk.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa keluar rumah, orang sebaiknya mengenakan masker penutup hidung dan mulut.

Saat hujan kembali turun, masyarakat diminta untuk menghindari kontak langsung dengan air hujan karena tingkat keasaman air cenderung tinggi akibat kadar polutan yang juga tinggi.

Di hari yang sama BMKG juga merilis, dari 1.182 titik panas karhutla di Sumatera, titik panas terbanyak terdapat di wilayah Jambi yakni sebanyak 499 titik, menyusul Sumatera Selatan 391 titik, Riau 198 titik, Bangka Belitung 40 titik, Sumatera Barat 8 titik, dan Bengkulu serta Sumatera Utara masing-masing 1 titik.

Leave a Reply