RESPON CEPAT PESAN ANTAR : (021) 345 8343 & (021) 386 5055

resep-sala-lauak

Resep Sala Lauak, Cemilan Khas Ranah Minang

Hai hai Sobat Sarbuner, kita kembali membahas resep sala lauak, panganan/ cemilan khas Sumatera Barat. Bagi yang sering bepergian dengan bus antar kota di Sumbar, pasti pernah melihat penjual Sala. Hari ini kami akan bagikan resep sala lauak.

Ya, Sala lauak adalah jajanan renyah, enak, gurih ketika dimakan, dan membuat air liur menetes ketika ia ada di depan kita. Sala berbentuk bulan dan berwarna kuning agak keoranye-oranyean. Di ranah minang sendiri, biasanya orang menyebutnya dengan nama Sala Lauak. Lauak berarti ikan. Resep Sala Lauak memang memiliki campuran ikan di dalam adonannya. Campuran adonan Sala bisa disesuaikan dengan selera pembuat.

Sala biasanya dijajakan oleh pedagang dari satu mobil ke mobil angkutan lain, di terminal-terminal, di pom bensin, di pasar-pasar tradisional, atau biasanya ditempat-tempat keramaian.

Oke langsung saja, kami akan membagikan resep membuat Sala Lauak bagi Anda dan keluarga. Silahkan disajikan cemilan ini sebagai teman bersantai bersama sanak famili di sore hari.

Resep Sala Lauak

Bahan Utama:
125 gram tepung beras
15 gram rebon, direndam air panas, tiriskan
1 lembar daun kunyit, diiris halus
1/2 sendok teh garam
180 ml air mendidih
2 siung bawang putih
2 buah cabai merah
1 cm kunyit
1 cm lengkuas

Cara Membuat:
– Campurkan tepung beras dan bumbu halus. Sangrai 15 menit hingga kekuningan, kemudian angkat;
– Tambahkan rebon, daun kunyit, garam, dan air mendidih. Aduk rata sampai dapat dibentuk;
– Ambil sedikit adonan. Bentuk bulat. Goreng hingga kuning kecokelatan dan matang, kemudian tiriskan minyak sisa penggorengan;
– Sajikan.

Nah sekarang sobat sarbun tidak perlu lagi ‘ngidam’ sala lauak, karena kami sudah nukilkan resep sala lauak untuk sobat sekalian. Kesibukan di perantauan jangan sampai menghalangi kita untuk menikmati makanan dan jajanan khas kampung halaman. Sejauh apapun kita pergi merantau, kita pasti kangen kampung, kangen ranah minang, kangen makannya, musik daerahnya, dan yang terpenting kangen bentang alamnya yang sangat mengagumkan.

Jika sobat sudah berkeluarga di rantau, cobalah resep sala lauak ini dan perkenalkanlah kepada keluarga baru sobat yang bukan berasal dari Sumatera Barat 🙂

loading...

12 Responses

  1. laura

    Saya coba resepnya, tapi kenapa ya setelah digoreng, sala lauaknya gag gurih, tp padat gitu pas di kunyah.. tidak seperti sala lauak yg biasanya saya konsumsi di kampung halaman yg gurih. Pdhl saya sudah mengikuti resepnya. Klo masalah rasa sih enak, tp tekstur setelah digoreng gag gurih. Mohon penjelasannya ttg cara pembuatannya, dimananya saya yg salah.. agar hasilnya gurih. Terima kasih sebelumnya..

    1. ajo

      coba di kukus dulu sebelum di goreng. saya awalnya juga gitu. tapi setelah dikukus dan digoreng, kulit luarnya garing dan dalamnya lembut

    2. efi

      Saya sdh mencoba resepnya, rasanya enak tp saat menggoreng sala lauak, isinya melompat keluar wajan semua dan yg tinggal di wajan hy kulit luarnya saja….apakah ada trik cara memasaknya? Krn kl saya masak hy sebentar khawatir isinya tdk matang.

  2. efi

    Saya sdh mencoba resepnya dan rasanya enak, tp kenapa saat menggoreng, isi sala lauaknya loncat keluar wajan semua ya. Kl saya masak sebentar nanti khawatit isinya tdk matang. Mohon diinformasikan trik menggoreng sala lauaknya ya….

  3. cery icha

    itu bumbu yang dihaluskan yg mana aja ya?
    tepung dan bumbu halusnya disangrai apa tidak lengket” ya? kan bumbu halusnya digiling/blender dgn sedikit air…

  4. Mr Puji Pangestu

    Saya penggemar berat Sala lauak + ketupat sayur Padang, saat di Jkt, tiap hari selama 5 tahun saya sarapan makanan itu 🙂

    Saya sudah berhasil membuat Sala lauak sendiri ( setelah gagal bbrp kali )

    TIPS nya :
    1. air yg dicampur dg tepung & bumbu, harus benar-benar mendidih, dicampur sedikit-sedikit, adonan sedikit basah (asal bisa dibentuk bulatan)

    a. Mendidih –> agar adonan tp beras matang
    b. Adonan sedikit basah –> agar lunak bagian dalam nya sala lauak

    Jika a & b tidak dilaksanakan, maka salalauak akan terasa padat / keras.
    Dulu saya pernah coba kukus, hasilnya menjadi spt dodol/jenang, dan menjadi keras saat di goring.

    2. bikin bulatan pakai tangan yg dilumuri minyak goring

    3. saat menggoreng, minyak nya perlu banyak (tenggelam) dan cukup panas.

    4. lubangi saluak saat menggoreng (1/2 matang) agar tidak meletus ( walaupun tetap kemungkinan meletus )

    NOte : bumbu nggak perlu di tumis.

  5. Choirani aldarsyah

    Klw tidak pke daun kunyit, apakah ada pengaruh untuk rasa masakannya. Krn di jawa khususnya tempt sy agak kesulitan cari daun kunyit. Terima kasih. Rani-Sidoarjo jatim

Leave a Reply