RESPON CEPAT PESAN ANTAR : (021) 345 8343 & (021) 386 5055


logo

Sari Bundo

Tujuan & Latar Belakang

Manajemen

SARI BUNDO bermakna intisari keahlian seorang wanita (Ibu) dalam mengolah masakan sehingga menjadi santapan bercita rasa Minang, berkualitas tinggi dan menjadikannya sosok legenda dalam dunia kuliner

MAKNA LOGO

Rumah gadang merupakan simbol atap yang menaungi kehidupan, menyediakan tempat untuk mengolah masakan yang penuh cita rasa. Dasar warna kuning dan tulisan merah merupakan perpaduan bumbu masak khas Minang yang kerap di gunakan juru masak, yang memperkaya rasa dan menggugah selera.

Rumah Makan Sari Bundo merupakan tempat berkumpulnya orang dari berbagai komunitas dan budaya dengan tujuan yang sama menikmati hidangan cita rasa Minang yang melegenda sejak 1967.

Masakan Padang adalah nama yang digunakan untuk menyebut segala jenis masakan yang berasal dari kawasan Minangkabau, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Semua jenis masakan ini lebih populer dengan sebutan masakan Padang. Meskipun sesungguhnya berbagai resep masakan Sumatera Barat mayoritas tidak berasal dari kota Padang, misalnya kota Bukittinggi, Solok,Padang Pariaman, Payakumbuh, dan sebagainya juga dikenal memiliki tradisi kuliner yang kaya. Rumah makan Padang atau rumah makan urang awak adalah sebutan untuk usaha rumah makan yang khusus menyajikan masakan Padang di luar daerah.

Penentuan lokasi tempat usaha bagi rumah makan masakan padang merupakan langkah utama untuk menentukan dapat sukses atau tidak usaha ini. Pada umumnya manajemen rumah makan Padang dikelola oleh keluarga atau kaum kerabat sekampung. Pengelola rumah makan Padang banyak menganut falsafah Minang yang demokratis, seperti berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, hal ini terlihat dari pembagian keuntungan yang dibagikan setiap seratus hari kerja, dengan sistem bagi hasil berdasarkan indeks prestasi.

Cara seperti ini, akan mendorong karyawan untuk berprestasi, mereka akan berusaha melayani tamu sebaik-baiknya agar tamu mau datang kembali. Sistem bagi hasil seperti ini menjadikan karyawan merasa ikut memiliki perusahaan. Untuk memahami pengelolaan rumah makan, setiap karyawan harus melewati proses pengkaderan lengkap khas rumah makan. Biasanya karier mereka dimulai dari pencuci piring, kemudian meningkat sebagai penyiap makanan, pelayan tamu, kasir, hingga menjadi manajer.